Tags

, , , , , , ,

Tak lama setelah deklarasi (bahkan sebelum deklarasi) pendirian PERMIAN, beberapa kalangan turut memberikan sambutannya ada yang berisikan harapan, doa dan kesediaan sebagai penasehat. Salah satunya datang dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Berlin, Prof. Dr. rer.nat. Agus Rubiyanto. Setelah berkomunikasi dan berdiskusi Prof. Agus bersedia menjadi pembina/penasehat. “Sebagai Atdikbud saya adalah penasehat di Bundesrepublik Deutschland secara keseluruhan terutama berkaitan dengan kemahasiswaan dan diaspora Indonesia”, ungkapnya (Minggu, 1/11). Lebih lanjut, ia berpesan agar organisasi ini ke depan dapat senantiasa memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan kebaikan bangsa.

Sebenarnya dalam waktu dekat pasca deklarasi sudah diagendakan untuk bersilaturahmi bersama dengan Prof. Agus di KBRI Berlin hanya saja setelah mendapatkan konfirmasi dari Prof. Agus rencana silaturahmi ini urung dapat dilaksanakan karena pada 7-23 November, Prof. Agus mendapat tugas untuk ke Indonesia. Oleh karena itu, berkenaan dengan kegiatan silaturahmi ini akan diagendakan ulang di waktu yang akan datang.

Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda, Jumat (5/11) tepatnya bertempat di ruang tamu Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt, Kepala bidang Pendidikan, Sosial dan Budaya (Pensosbud), Bapak Reiner Louhanapessy pun menyampaikan dukungan serupa. Ia menuturkan harapan agar organisasi ini dapat melaksanakan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat. “Secara prinsip jelas kami mendukung organisasi ini. Apalagi kehadiran organisasi ini bertujuan untuk mewadahi maupun melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif serta bermanfaat,” ujarnya.

Baca pula: Silaturahmi PERMIAN dengan KJRI Frankfurt.

#Humas PERMIAN

Advertisements